Home » » PSK Praktek Di Sawah Setelah Lokalisasi Ditutup

PSK Praktek Di Sawah Setelah Lokalisasi Ditutup

Written By ajuz0185 on Sunday, April 21, 2013 | 7:39 AM

PSK Praktek Di Sawah Setelah Lokalisasi Ditutup, Niatan aparat Koordinasi Pelaksana Ketertiban Kabupaten ( Kopeltibkab ) Situbondo menghapus praktek prostitusi di bulan Ramadhan mendapat tantangan dan kendala. Walaupun sejumlah bekas lokalisasi pelacuran berhasil ditutup total, bisnis esek - esek di Situbondo tampaknya masih tetap jalan.


Hingga Kamis (4/8/2011), masih ada beberapa tempat prostitusi liar di Situbondo menjadi tempat praktik para pekerja seks komersial (PSK). Salah satunya adalah area persawahan Burnik, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Jawa Timur.

Sekitar enam wanita terlihat nongkrong di lokasi esek-esek kelas teri tersebut. Dilihat dari penampilan mereka, baju seksi dan dandanan menor, mereka diduga kuat PSK.

Ironisnya, aksi para PSK mokong itu justru terjadi pada siang bolong, sekitar pukul 10.00 WIB. Meski terlihat agak canggung, mereka tampak menjajakan diri. Agak sembunyi-sembunyi, mereka melakukan beraneka cara untuk menarik minat tamu pria hidung belang. Ada yang terus berhias di tepian kebun jagung, berbincang dengan sekumpulan pria, dan sekadar duduk di warung minuman dekat setempat.

"Di Burnik tidak ada istilah mucikari atau germo. Jadi, mereka (PSK) datang ke sini ya datang sendiri," terang seorang pria di persawahan Burnik.

Dengan demikian, para PSK bisa berpraktik dengan sesuka hati di lokalisasi persawahan Burnik. Tidak heran jika selama ini bukan malam hari saja persawahan Burnik biasa dipenuhi PSK. Tak jarang para PSK mangkal di situ pada siang hari.

Uniknya, selama ini mereka biasa memanfaatkan lahan kebun jagung milik petani untuk melayani pria hidung belang langganannya. Tak heran, selama ini ada beberapa petani setempat yang menggerutu karena lahannya banyak rusak.

"Mungkin dibuat tempat ’main’, sampai lahan jagung saya rusak," kata seorang petani setempat.

"Khusus bulan puasa ini, mereka lebih hati-hati sama tamu. Takut sama anggota satpol PP yang sengaja menyamar. Karena di bulan puasa ini, kegiatan patroli pastinya tambah banyak," imbuh pria yang mengaku berasal dari Kecamatan Panji itu. [source]

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Popular Posts